Ni penampakan kandang harian yang saya gunakan untuk kelangsungan hidup hamster-hamster saya..
cekidot..
1. Kandang kayu
Terbuat dari kayu kalimantan. Dapat dibilang "lumayan" kuat untuk menahan gigitan hamster. Saya gunakan untuk "kamar pengantin". Buat tempat perkawinan, ukuran 25x20x20cm saya anggap cukup. Untuk mempermudah dalam pembersihan kandang, alas kandang saya menggunakan "nampan" plastik yang bisa didapat di toko yang menjual peralatan plastik. bisa ditebus dengan harga sepuluh ribu dapet empat nampan. hehehe.. untuk membersihkan bedding yang berserakan saya mengunakan vacum cleaner..
2. Kandang Lahiran
Terbuat dari papan impraboard yang dapat di tebus dengan harga tigapuluhriburupiah dengan ukuran 100cmx75cm.
Kandang ini saya gunakan untuk indukan betina yang sudah dua minggu saya kawinkan. Pengalaman saya, indukan yang masih berada di kandang kayu, susah untuk di bersihkan dan di cek keadaan hamstrer dan anaknya. Dengan ukuran 25x25x25, sangat cukup untuk menampung ibu hamster dan anak-anaknya.
3. Kandang Anakan
Terbuat dari impraboard juga dengan ukuran 100x25x25cm dengan 4 tambahan sekat. ukuran 1 kandang 20x25x25 cm digunakan untuk menampung anakan 1-2 bulan.
4. Kandang Dewasa
Akuarium berukuran 100x60x25cm saya gunakan untuk menampung anakan umur 2 bulan keatas.
5. Kandang Jeruji Besi
Saya gunakan untuk anakan yang aktif dan untuk kandang Hamster Syria
deedee hams
Ajang tukar menukar informasi segala sesuatu tentang hamster, ajang perekat hamster lovers..ke depannya, sebagai ajang untuk jual beli hamster juga :D
cekidot... :D
cekidot... :D
Sabtu, 30 Juli 2011
my lovely hams
Bukan bermaksud pamer atau apapun namanya,, hanya saja hamster-hamster saya menghubungi saya melalui telepati kalo mereka mau juga ikutan eksis di blog ini :D ckikikikiki
Winter White Normal berumur 3 bulan. Indukan WW termuda saya..
Duo Winter White Saphire..
Duo Winter White Golden Black Eye..
Duo Winter White Golden Red Eye..
Lovely Hams Pearl Red Eye.. Dia kalo diletakin di tangan pasti jilat-jilatin tangan.. Seneng banget pokoknya ma ni hams..
Hamster paling mahal yang saya punya, Pearl Garis Kuning Red Eye..
Winter White Blue Argente..
Winter White Violet.. Ni hamster paling ganjen, maklum dia masih amat gadis pas saya jodohkan dengan Blue Argente. Hari-hari awal suka cit-cit-cit-cit tapi di esokan hari dah nempel mulu kaya prangko ma tuh Blue argente :D hahahags..
Winter White Normal berumur 3 bulan. Indukan WW termuda saya..
Duo Winter White Saphire..
Duo Winter White Golden Black Eye..
Duo Winter White Golden Red Eye..
Lovely Hams Pearl Red Eye.. Dia kalo diletakin di tangan pasti jilat-jilatin tangan.. Seneng banget pokoknya ma ni hams..
Hamster paling mahal yang saya punya, Pearl Garis Kuning Red Eye..
Winter White Blue Argente..
Winter White Violet.. Ni hamster paling ganjen, maklum dia masih amat gadis pas saya jodohkan dengan Blue Argente. Hari-hari awal suka cit-cit-cit-cit tapi di esokan hari dah nempel mulu kaya prangko ma tuh Blue argente :D hahahags..
Selasa, 12 Juli 2011
Pakan Hamster
A. Pakan bagi Hamster
- Di habitat aslinya, hamster bebas memilih makanannya. Namun, tidak demikian jika hamster dipelihara manusia. Tidak jarang, pakan yang diberikan hanya tergantung pada selera pemiliknya. Orang sering tidak menyadari bahwa sesungguhnya hamster termasuk hewan pemakan segala (omnivora). Hal ini disebabkan orang hanya sering melihat hamster sedang memakan kuaci dari biji bunga matahari. Di alam bebas atau di habitat aslinya hamster memakan biji bijian, sayuran hijau, buah-buahan, dan juga serangga kecil. Pemberian satu jenis pakan saja dapat membuat hamster bosan dan kurang nafsu makan. Akibat pemberian satu jenis pakan untuk jangka panjang adalah hamster akan kekurangan atau kelebihan gizi, vitamin, dan mineral yang penting untuk menunjang kesehatan tubuhnya. Jadi, harus diusahakan memberi hamster dengan menu pakan yang bervariasi.
- Pakan berupa sayuran saja tidak akan membuat hamster kenyang. Sayuran banyak mengandung air, tetapi rendah karbohidrat, sehingga akan membuat hamster cepat lapar dan sering kencing. Karenanya, hamster yang hanya makan sayuran terlihat rakus dan makan terus-menerus karena kenyangnya berlangsung cepat. Sayuran cepat sekali dicerna dan sisa hasil peneernaannya lebih banyak berupa kotoran eair (urine) dari pada kotoran padat.
- Sementara itu, pemberian pakan berupa biji bunga matahari saja seeara terus-menerus dapat membuat hamster menjadi Jegemukan, karena biji bunga matahari terutama yang berjenis keeil dan berkulit putih banyak mengandung lemak. Kandungan lemak dalam biji bunga matahari jenis apa pun bisa membuat bulu hamster sehat dan berkilau.
- Meskipun demikian, memberikan pakan hanya berupa biji .bunga matahari juga kurang baik karena kandungan kalsium dalam biji bunga matahiui sangat rendah. Membiasakan hanya .memberikan satu jenis menu pakan membuat hamster hanya terbiasa dengan satu menu. Hal ini bisa merepotkanj pemilik karena jenis menu yang lain pasti tidak akan disentuh hamster. Protein adalah salah satu zat yang penting dan sangat bermanfaat bagi hamster, terutama yang sedang hamil. Protein bisa diberikan dalam bentuk telur ayam rebus, susu bubuk, atau keju. Hamster muda.(dan induk hamster yang hamil memerlukan asupan protein yang lebih banyak dibandingkan dengan hamster dewasa. Kebutuhan ideal hamster muda dan induk hamster yang hamil terhadap protein sekitar 24% dari total zat yang harus terkandung dalam pakan. Sementara itu, hamster dewasa memerlukan sekitar 18% protein dalam pakan yang dikonsumsinya.
- Kekurangan gizi pada induk betina yang sedang hamil . bisa berdampak pada bayi yang dikandungnya. Bayi hamster bisa lahir dengan kondisi fisik lemah, selalu lapar, ber-ukuran kecil atau tidak normal, serta tingkat kematiannya tinggi.
Pakan hamster dapat terdiri dari:
1. Kacang Kedelai
2. Kacang Hijau
3. Biji Burung Parkit atau Bird Seed
4. Jagung yang sudah dikeringkan
5. Beras Merah dan Putih
6. Biji Bunga Matahari
7. Kacang Tanah
8. Pellet Kelinci
9. Sayuran segar
B. Akibat Kekurangan Gizi, Vitamin, dan Mineral Hamster yang kekurangan gizi, vitamin, dan mineral menunjukkan kondisi atau gejala sebagai berikut;
- Paralysis Kandang ( Gejalanya paralysis kandang antara lain hamster tampak sering tidak tenang, makan terus-menerus, dan sering melompat. Penyebabnya, hamster dipelihara di tempat yang terlalu sempit atau kekurangan vitamin D dan E. Cara mengatasinya adalah menempatkan hamster di dalam kandang yang lebih luas, serta memberi menu pakan yang bervariasi serta memberi asupan vitamin D dan E.
- Maloclusion Maloc1usion adalah gejala kelebihan panjang gigi akibat hamster jarang memperoleh kesempatan untuk mengasah giginya. Penanganannya bisa dilakukan dengan cara memberi hamster menu pakan yang keras sebagai selingan, seperti beberapa butir biji jagung, makaroni mentah, wortel, lembaran tulang curni (berwarna putih), dan potongan kayu atau ruas batang bambu.
- Diare Diare terjadi akibat pakan yang kotor, busuk, berjamur, tidak cocok, dan hamster terkena embusan angin secara terus menerus. Gejala diare berupa kotoran basah dan lembek atau berair. Cara pencegahannya adalah dengan menghindari pemberian pakan tersebut serta mencuci wadah pakan dan mengeringkannya sebelum menggunakannya kembali. Cara mengatasinya adalah dengan memberikan hanya pakan kering dan membatasi air minum yang matang menggunakan botol selama hamster terkena diare. Untuk menyembuhkannya dianjurkan dengan cara memberikan arang norit (1/4 tablet dicampur dengan 20 cc air matang hangat).
Penyakit dan gangguan kesehatan salah satunya disebabkan oleh kurangnya kebersihan pakan. Karenanya pakan hamster sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup, terhindar dari suhu yang panas dan terhindar dari sinar matahari langsung. Pakan yang diberikan sebaiknya diletakkan didalam wadah berupa mangkuk kecil. Pakan tersebut sebaiknya terdiri dari campuran dari berbagai jenis biji-bijian atau pakan khusus untuk hamster yang banyak dipasaran. Pemberian satu jenis pakan secara terus menerus akan menyebabkan kebosanan bagi hamster. Pakan diberikan kepada hamster sebanyak 2x dalam sehari.
Mengawinkan Hamster
Berikut beberapa info yang saya dapatkan dari berbagai sumber.
Hamster Sirian betina sudah bisa di kawinkan pada saat berumur 4 minggu, tapi sebaiknya mengawinkan hamster untuk pertama kalinya saat mereka berumur 4 sampai 6 bulan.
Hamster Mini dapat dikawinkan pada saat mereka berumur 3 sampai 4 bulan, sementara hamster Roborovski jangan dikawinkan sebelum mereka mencapai umur 8 bulan.
Sesudah hamster betina melahirkan, berikan mereka waktu 4 bulan istirahat untuk memulihkan kondisi mereka sebelum Anda mulai untuk mengawinkan mereka kembali. Kesuburan hamster betina untuk bisa ber-reproduksi sampai pada umur 12-14 bulan.
Hamster betina akan mulai terangsang kembali setelah 4 hari yang berarti hamster betina bisa berhubungan dengan hamster jantan untuk melakukan perkawinan pada setiap 4 hari kemudian.
Hamster betina hanya bisa diperkenalkan kepada yang jantan di tempat yang baru, jadi bukan di kandang si betina ataupun di kandang si jantan. Ini juga berlaku untuk Hamster Cina. Jika hamster betina menyerang yang jantan berarti hamster betina itu sedang tidak terangsang. Namun apabila hamster betina sedang terangsang, hamster betina itu akan menerima si hamster jantan untuk melakukan perkawinan. Namun sebaliknya dengan Hamster Mini, mereka lebih mudah untuk dikawinkan. Pada saat meletakkan Hamster Mini yang jantan dan betina dalam satu kandang, hamster betina itu akan segera hamil. Jika Anda melihat ada darah disekitar kelamin si betina, itu berarti hamster betina itu baru saja melakukan persetubuhan dengan yang jantan untuk pertama kalinya.
Pengecualian untuk Hamster Sirian dan Hamster Cina, adalah sangat penting untuk memisahkan hamster jantan setelah mereka melakukan perkawinan karena Hamster Sirian dan Hamster Cina adalah hamster yang soliter. Dan untuk Hamster Mini, ada baiknya memisahkan hamster jantan pada saat hamster betina melahirkan, karena si hamster betina akan sangat cepat terangsang lagi sesudah melahirkan, dan yang jantan pasti akan langsung melakukan persetubuhan lagi dengan yang betina dan ini sangat tidak baik dan tidak sehat untuk si hamster betina untuk mulai mengandung lagi. Dan untuk Hamster Mini, apabila dua atau lebih Hamster Mini betina yang satu kandang ada yang mengandung, Anda dapat membiarkan hamster betina yang tidak mengandung tetap di dalam kandang, karena mereka akan saling membantu si induk hamster untuk merawat bayi-bayinya.
Pada saat hamster betina sudah mulai mengandung, hamster betina itu akan mulai membuat sarang 2 hari sebelum hamster betina itu melahirkan, perutnya akan mulai sangat terlihat besar. Beberapa hamster betina akan sagat agresif pada saat kelahiran bayi-bayinya sudah mulai dekat.
Lamanya mengandung untuk Hamster Sirian adalah 16 hari. Hamster Campbel, Winter White, dan Hamster Cina adalah 18 sampai 21 hari, sedangkan Hamster Roborovski 23 sampai 30 hari.
Pada saat hamster betina sudah melahirkan bayi-bayinya, sangat penting diingat untuk tidak memegang wilayah sarang dan bayi-bayi hamster tersebut dan juga jangan membersihkan kandangnya selama tiga minggu, jika tidak si induk hamster akan merasa terganggu dan akhirnya membunuh bayi-bayinya. Namun apabila memang sangat perlu untuk membersihkan kandang pada saat induk hamster masih menyusui bayi-bayinya, Anda bisa menggunakan sedikit tissue untuk mengelap atau membersihkan kandang tapi jangan sampai menyentuh atau memegang wilayah sarang dimana induk hamster dan bayi-bayinya bersarang. Berikan roti yang sudah di celup di dalam susu di wadah lain terpisah dari makanan pokok hamster, karena roti yang sudah dicelup ke dalam susu akan memberikan protein ekstra kepada induk hamster dan bayi-bayinya. Tiga kali sehari ganti roti yang sudah di celup ke dalam susu itu dengan yang baru. Dan kandang harus diletakan di tempat yang tenang, karena tempat yang bising atau ribut akan membuat induk hamster stress.
Bayi-bayi sudah mulai bisa dipisahkan dengan induknya pada saat bayi-bayi itu sudah berumur 4 minggu karena pada saat itu bayi-bayi hamster sudah cukup besar secara sexual. Untuk Hamster Mini, Anda bisa tetap membiarkan anak-anak hamster yang betina dengan ibu mereka dan memisahkan anak-anak hamster yang jantan dengan meletakan mereka di kandang lain guna menghindari mereka saling mengawini. Jangan pernah memperkenalkan anak-anak hamster yang jantan dengan ayah mereka atau meletakan mereka didalam kandang sang ayah, karena sang ayah tidak dapat menerima mereka dan hanya akan membuat anak-anak hamster itu takut. Untuk Hamster Sirian dan Hamster Cina, sangat baik kalau meletakkan anak-anak mereka di kandang yang terpisah, jadi satu kandang untuk satu anak hamster. Namun dari banyak laporan, bahwa untuk Hamster Sirian, anak-anak mereka dapat hidup harmonis dalam satu kandang dengan di pisahkan berdasarkan jenis kelamin. Mereka dapat hidup bersamaan karena berasal dari satu saudara sejak lahir dengan menyediakan kandang yang cukup nyaman untuk mereka sehingga mereka bisa mendapatkan makanan secara adil dan jogging wheel dan shelter tempat mereka tidur dan bersarang.
Kandang Hamster
Hamster membutuhkan kandang sebagai tempat tinggalnya. Berbagai macam variasi bentuk dan model banyak tersedia di Petshop maupun di pasar hewan. Harga yang bervariasi memudahkan kita untuk memilikinya. Adapun harga antara 25.000 sampai dengan 350.000. Macam kandang antara lain:
A. Kandang Jeruji
Kandang jeruji sangat cocok untuk hamster jenis Sirian, walaupun hamster mini juga dapat menggunakan kandang jenis ini. Namun yang harus diperhatikan bila hendak menggunakan kandang jeruji untuk hamster mini, jarak jeruji harus tidak lebih lebar dari kepala hamster terutama hamster jenis Roborovski. Karena Hamster jenis Roborovski mempunyai postur badan yang sangat kecil, jadi apabila kepala hamster bisa keluar melewati jeruji, kemungkinan besar seluruh badan akan dapat keluar karena hamster dapat memipihkan badannya yang elastis. Jadi carilah kandang hamster yang khusus untuk hamster mini bila ingin memilih kandang jeruji. Hamster Sirian sangat cocok dengan kandang jeruji karena postur badannya yang besar dan kandang jeruji mempunyai kelebihan akan sirkulasi udaranya.
B. Kandang Aquarium
Kandang aqurium sangat cocok untuk hamster jenis dwarf atau mini seperti Campbel, Winter White, Hibrid dan Roborovski. Keuntungannya, bedding hamster tidak dapat berserakan keluar apabila menggunakan bedding serutan kayu, dan tidak mungkin juga hamster-hamster itu akan melarikan diri karena tidak ada celah sedikitpun. Namun harus di ingat jika hendak menggunakan kandang aquarium, kandang aquarium harus menggunakan penutupnya, bisa berupa kawat yang bisa ditekuk samping-sampingnya supaya tidak bergeser dan untuk memperkuatnya bisa di tambah dengan pengikat, ingat karena hamster adalah binatang mangsa para predator seperti kucing bahkan juga mangsa para tikus liar, jadi keamanan adalah nomor satu untuk setiap kandang hamster terutama kandang aquarium. Namun apabila penutupnya berupa besi yang sudah di design untuk penutup aquarium, itu lebih baik. Saya sangat tidak menyarankan menggunakan aquarium dengan penutup plastiknya yang sering dijual di petshop sekarang ini, karena pertama hamster adalah binatang yang bisa menggerogoti apa saja, dan lagi penutup plastik yang walaupun ada lubang-lubang udaranya, penutup plastik itu membatasi aliran udara yang masuk sehingga membuat aquarium menjadi pengap. Aliran udara yang baik sangat dibutuhkan untuk hamster, jika tidak berbagai kuman dan bakteri yang disebabkan oleh air seni dan kotorannya dapat berkembang dengan cepat sehingga dapat menimbulkan berbagai macam penyakit.
C. Kandang Homemade
Kandang homemade adalah kandang bikinan sendiri. Orang-orang yang memelihara hamster sekarang ini banyak yang kreatif dengan membuat kandang hamster yang menarik, tapi ada juga kandang homemade yang sangat sederhana dengan hanya menggunakan plastik kontainer yang besar. Tapi memang kebanyakan kandang homemade yang mudah dijadikan untuk dijadikan kandang hamster adalah dari plastik kontainer berukuran besar. Jadi tinggal meletakkan bedding, rumah-rumahan (nesting), dan jogging wheel, serta bermacam-macam assesoris lainnya. Tapi jangan lupa untuk meletakkan penutupnya juga untuk keamanan hamster. Penutup kandang yang baik untuk kandang kontainer plastik adalah dengan menggunakan kawat yang bisa ditekuk samping-sampingnya seperti penutup kandang aquarium yang sudah saya jelaskan di poin B atas, supaya sirkulasi udara bisa berjalan dengan baik karena kandang homemade ini keadaan suhu di dalamnya tidak sebaik kandang aquarium, plastik kontainer dapat menyebabkan suhu udara yang panas. Kandang homemade yang terbuat dari kardus seperti kardus sepatu bukan kandang homemade yang layak untuk dipikirkan, itu merupakan kesemena-menaan pemilik hamster yang tidak memikirkan keamanan dan kenyamanan hamster.
D. Kandang Habitrail
Sekarang ini merk kandang yang mahal dengan berbagai macam bentuk yang unik dan menarik adalah kandang hamster yang bermerk Habitrail. Kandang merk Habitrail biasanya dijual di petshop-petshop terkemuka atau Anda bisa membelinya dengan cara online.
Jadi itulah kandang-kandang yang biasa digunakan untuk memelihara hamster. Ukuran kandang untuk hamster adalah semakin besar kandang semakin baik. Anda bisa merasakan sendiri apakah kandang itu sempit atau tidak berdasarkan jumlah hamster yang anda pelihara. Idealnya untuk ukuran kandang hamster adalah 24 inches panjangnya dan 12 inches lebarnya atau 25 cm x 30 cm. Ukuran itu paling cocok diterapkan pada kandang aquarium
Pilihlah kandang sesuai dengan Jenis Hamster yang kita pelihara.
Perawatan Hamster
Merawat hamster bukanlah sesuatu yang mudah. tetapi relatif lebih mudah dibandingkan jika kita merawat hewan peliharaan lain.
Yang harus kita persiapkan dalam melakukan perawatan.
1. Kebersihan kandang
Kebersihan kandang merupakan hal mutlak dalam memelihara hamster.
Kandang yang bersih akan membuat hamster menjadi selalu sehat, dan tidak mudah stress. Peranti pendukung pun juga harus selalu di bersihkan. Antara lain toilet, wadah makan, wadah minum serta bedding.
2. Makanan
Pakan hamster pun harus slalu di bersihkan dari sisa pakan serta dari kotoran.
Pakan hamster antara lain terdiri dari:
1. Kacang Kedelai
2. Kacang Hijau
3. Biji Burung Parkit atau Bird Seed
4. Jagung yang sudah dikeringkan
5. Beras Merah dan Putih
6. Biji Bunga Matahari
7. Kacang Tanah
8. Pellet Kelinci
9. Sayuran segar.
3. Penempatan Kandang
Taruhlah kandang ditempat yang bersuhu sejuk, kering, tidak terkena sinar matahari langsung, aman dari serangan hewan lain, serta mempunyai sirkulasi udara. Hamster yang terkena panas langsung dapat mengakibatkan hamster terserang Heatstroke dan dapat berujung dengan kematian.
Yang harus kita persiapkan dalam melakukan perawatan.
1. Kebersihan kandang
Kebersihan kandang merupakan hal mutlak dalam memelihara hamster.
Kandang yang bersih akan membuat hamster menjadi selalu sehat, dan tidak mudah stress. Peranti pendukung pun juga harus selalu di bersihkan. Antara lain toilet, wadah makan, wadah minum serta bedding.
2. Makanan
Pakan hamster pun harus slalu di bersihkan dari sisa pakan serta dari kotoran.
Pakan hamster antara lain terdiri dari:
1. Kacang Kedelai
2. Kacang Hijau
3. Biji Burung Parkit atau Bird Seed
4. Jagung yang sudah dikeringkan
5. Beras Merah dan Putih
6. Biji Bunga Matahari
7. Kacang Tanah
8. Pellet Kelinci
9. Sayuran segar.
3. Penempatan Kandang
Taruhlah kandang ditempat yang bersuhu sejuk, kering, tidak terkena sinar matahari langsung, aman dari serangan hewan lain, serta mempunyai sirkulasi udara. Hamster yang terkena panas langsung dapat mengakibatkan hamster terserang Heatstroke dan dapat berujung dengan kematian.
Pengertian Hamster
Hamster adalah binatang sejenis hewan pengerat, terdapat berbagai jenis di dunia dan hampir ada di tiap negara. Hamster termasuk ke dalam subfamili cricetinae. Subfamili ini terbagi ke dalam sekitar 18 spesies, yang diklasifikasikan ke dalam enam atau tujuh genus
Hamster memiliki badan yang gemuk, dengan ekor yang lebih pendek daripada badannya dan memiliki telinga yang berbulu, kaki yang lebar, pendek dan pendek gemuk. Hamster memiliki bulu yang tebal dan panjang, dan bulunya memiliki berbagai warna tergantung spesies hamster tersebut, contohnya hitam, abu-abu, putih, coklat, kuning dan merah. Bagian bawah hamster berwarna putih sampai abu-abu dan hitam. Hamster Dzhungaria - dikalangan hobiis dikenal sebagai Hamster Winter White (Phodopus sungorus) dan hamster kerdil bergaris (Cricetulus barabensis) memiliki garis hitam dibawah bagian tengah punggung. hamster kerdil padang pasir (genus Phodopus) adalah hamster terkecil, dengan panjang badan 5 sampai 10 sentimeter (sekitar 2 sampai 4 inci) , sedangkan hamster terbesar adalah hamster Eropa (Cricetus cricetus), dengan panjang badan lebih dari 34 sentimeter, tidak termasuk ekor pendek yang memiliki panjang 6 sentimeter.
Habitat hamster di utara terletak dari Eropa tengah sampai Siberia, Mongolia, dan Tiongkok utara sampai Korea. Habitat hamster di selatan membentang dari Suriah sampai Pakistan. Mereka hidup di perbatasan padang pasir, bukit pasir yang divegetasi, bukit di kaki gunung dan dataran rendah yang bersemak-semak dan berbatu, sungai di lembah, dan padang rumput yang luas, beberapa juga tinggal di ladang tanam. Sebaran geografi menggambarkan kelompok spesies hamster, contohnya hamster eropa ditemukan di Eropa tengah dan Siberia barat serta Tiongkok barat laut, sedangkan hamster siria (dalam beberapa artikel disebut sebagai hamster golden atau hamster emas) hanya ditemukan di kota kecil di Suriah barat laut.
sumber: Wikipedia
Kontroversi Hibrid
Sebelum membahas ini, kita segarkan dulu ingatan soal defenisi hibrid. Hibrid memiliki dua makna:
1. Perkawinan silang antara dua hewan atau tumbuhan yg berbeda spesies, namun masih dalam satu genus. Kadang disebut juga interspecific hybrids atau crosses.2. Perkawinan silang antara di antara dua populasi namun masih dalam satu spesies.Makna kedua ini lebih sering digunakan untuk tanaman.
Spesies Campbell dan spesies WW masih dalam satu genus dan memiliki jumlah kromosom yg
sama, yakni 28 (sekadar info: Robo memiliki 34 kromosom, Syria 44, manusia 46, gorilla dan simpanse 48, orang utan 48).
Krn kesamaan jumlah kromosom itu, maka sejumlah peternak mulai menyilangkan campbell dgn ww. Selain disengaja, perkawinan silang ini sebagian besar terjadi di petshop2, maupun orang awam, hanya karena salah mengindentifikasi.
Singapura adalah negera di mana eksistensi hibrid paling marak. Kabarnya, sejak awal tahun 2000 saja sudah ada hibrid di sana, yaitu Hibrid Mandarin (Di Indonesia kita sebut Golden Black Eye atau GBE).
Pada 2004-2005, di Singapura dikabarkan muncul empat warna baru WW, yaitu Mushroom
(violet), Orange (Blue Argente), Mandarin (GBE), dan Brown (Violet Dorsal). Sejak itu muncul perdebatan sengit, apakah benar-benar pure WW atau hibrid. Pasalnya, penampakan fisiknya jelas-jelas lebih ke WW, walaupun wrnanya tidak ada di WW. Satu ciri lain,Hibrid umumnya lebih besar dari ukuran fisik WW maupun Campbell.
Sekadar info, ini beberapa macam hibrid yang kita kenal dan penyebutannya di luar sana:
- Golden Black Eye (GBE) = Mandarin atau Pudding, kode gen Mama
- GOlden Red Eye (GRE) = Red Eye Mandarin, kode gen ????
- Pearl Garis Kuning (PGK) = MAndarin Pearl atau Pearl Pudding, Meme
- Pearl Garis Kuning mata Merah (PGK-RE) = Red Eye Mandarin Pearl atau Red Eye Pudding
Pearl, kode gen ???
Cat: DI Indonesia, PGK-RE disebut juga GRE Downgrade, sementara di Singapura tdk disebut demikian karena menurut mereka PGK-RE bukan downgrade tp memang warna baru.
- Blue Argente - Orange, kode gen ???
cat: Sejak 2006, di Singapura bnyk jg yg menyebutnya Yellow Pudding
- Violet Dorsal = Brown, kode gen bb
- Violet = Mushroom (Hasil silangan Brown and Sapphire, shg kode gennya bbdd)
Pada 2006, sejumlah peternak di Belanda menyilangkan Campbell dgn WW dgn maksud utk
memperbanyak variasi warna WW. Yg dihasilkan adalah apa yg kita kenal dengan GRE. INi
jelas diakui sebagai hibrid, krn di WW tidak ada mata merah. Warna2 baru yang muncul kemudian dikawinkan dgn WW yg murni spesies. Hasil2 perkawinan inilah yg kemudian menularkan darah hibrid pada banyak spesies ww, sehingga kemurnian WW mulai diragukan.
Sejumlah negara disebut-sebut tak lagi memiliki spesies WW murni (Belanda, Singapura, atau Indonesia???). Khusus di Eropa dan AS, varian-varian hibrid sudah nyaris punah krn status "hibrid" tadi.
Ini berbeda dengan Singapura. Warna-warna baru yg muncul di Singapura itu diyakini adalah mutasi, bukan hibrid. (terus terang, sy gak ketemu info yg lebih lengkap ttg asal muasal keempat warna baru yg muncul di singapura itu).
Sejumlah peternak dan pemerhati hamster di Singapura meyakini tiga dari empat warna-warna baru itu (GBE, Violet, dan Violet Dorsal) bukan silangan dgn campbell. Terutama GBE, sebagian meyakini bukan hibrid. Alasannya, GBE ini berkarakter dominan dan lethal. Kalo memang berasal dari Campbell Argente yg bersifat resesif, lantas kenapa karakter gennya dominan?
Pendukung paham dan keyakinan ini memberikan alasan lain. Lima tahun sejak kemunculan GBE di Singapura, peternak di Belanda mengikat kontrak eksklusif dengan sejumlah peternak di Asia Tenggara. Dicurigai bahwa peternak Belanda meyakini jika GBE memang murni. Mereka mengimpor GBE utk disilnagkan lagi dengan GRE yag mereka produksi.
Walhasil, saat ini nyaris tak ada breeder di negara Eropa yang memiliki GBE. Umumnya semua bermata merah. Menurut peternak Singaoura, itulah sebabnya GRE (atau Mandarin/Pudding) diberi status Hibrid (ingat, mata merah gak ada di WW).
Mungkinkah ada GBE yg murni hasil mutasi???? Dengan kata lain adakah WW murni dgn
coating warna GBE??? Atau adakah WW yg membawa gen GBE murni?
Jawabannya (ini mengutip kalimat Shawn, peternak asal Singapura): Dua-duanya tidak ada. Alasan: mengingat GBE itu dominan dan lethal, maka tidak akan pernah ada GBE yg murni (atau tidak tercampur gen ww lain).
Kalo dikodekan spt ini:
Ma x Ma = MaMa (Lethal, gak bs lahir)
Ma x ma = Mama (GBE)
ma x ma = mama (non-GBE)
Ada alasan lain kenapa si Shawn ini yakin bhw GBE itu murni WW. Seperti WW murni, GBE ini waktu mudanya memmiliki warna yg kuat dan halus/lembut, tapi seiring umur, warna akan memudar dan lebih kasar. Kaaupun GBE itu ada yg pada masa dewasa berubah menghitam, kata Shawn, itu cuma masalah genetika (itu kata dia loh). Tp seperti WW, GBE juga bisa whitening.
Bagaimana dengan BA atau Vio dorsal Yg ternyata juga bisa whitening? Spt kita tahu, Spesies WW memilki kemampuan untuk mengubah warna di musim dingin, di mana cahaya sangat kurang (hanya 2-3 jam per hari), yg disebut dgn istilah whitening. Warna aslinya bisa kembali saat musim panas atau cahaya seimbang. Bbrp hibrid, terutama Blue Argente (atau Orange) dan Violet, saya pernah liat mengalami whitening, dan kembali ke warna asli. Apakah ini murni spesies??? Saya tidak yakin, karena tidak semua Blue Argente bisa whitening, bahkan dalam satu kandang dan dgn kondisi cahaya/suhu yg sama dgn yg whitening.
Yang pasti, kontroversi hamster hibrida bukan sekadar pada masalah kemurnian gen (atau bukan soal apakah WW murni dgn wrna baru atau susungguhnya hanya hibrid), melainkan juga seputar kesehatan dan kermunian ras WW.
Para penentang hibrid yg umumnya dari Eropa/AS, melarang keras crossbreed. Alasannya:
1. Secara kesehatan hamster
- anakan akan lebih kecil dan sebagian mati pas dilahirkan. Yg berhasil hidup akan lemah imunitasnya, dan sebagian malah sangat agresif. Sebagian lagi rawan kena head tilt (istilah kita tengeng, pale miring, jalannya miring2 terus. Ini serin g kita liat di Violet Dorsal)
- sangat berpotensi si ibu mati (kalo ibunya WW) krn tengkorak campbell lebih besar dr ww. Anaknya pun gampang mati saat proses kelahiran.
- Campbell sangat rentan kena diabetes, sementara WW rentan membawa Glaucoma.
Percampouran keduanya, sama saja dengan menggabungkan dua potensi penyakit pembunuh.
- dst
2. Secara kemurnian gen campbell dan WW
- Campbell dan WW memmng spesies yg mirip, namun namun berbeda secara genetika. Mereka menghuni area yg berbeda di kawasan Rusia. Di habitatnya, makanan mereka pun agak berbeda. Kalaupun ketemu, keduanya akan saling menghindar. Artinya, tidak ada hibridisasi secara alamiah (atau dikehendaki oleh Tuhan YME)
- Persilangan keduanya sangat dikhawatirkan akan memusnahkan kemurnian campbell dan ww sekaligus. Sekali mengalir gen campbell di WW atau sebaliknya, maka sejak itu campbell dan WW itu tak lagi bisa disebut murni.
Menurut Melissa Chamberlain dan Lorraine Hill (keduanya juri internasional asal Eropa dan AS, dan tergabung dalam NHC dan BHA), sekali tercampur gen hibrid, maka tidak akan bisa kembali lagi ke gen murni. Itu jg sebabnya kenapa tidak ada kategori kontes hibrid di AS dan Eropa.
Akan tetapi, tidak semua bule berpikiran begitu loh. Ada bbrp peternak di Belanda yang mengklaim mampu menghasilkan hibrid dengan gen WW mencapai 98%. Caranya dgn mengawinkan hibrid dengan ww murni secara terus menerus.
Saya juga menemukan pandangan berbeda dari seorang ahli genetika yang menulis buku Essentials of Genetics. Dr.Glynis Giddings, begitu namanya, memang tidak menganjurkan hibridisasi, sekalipun tidak juga menentang 100%.
Ia hanya mengulas secara ilmiah untuk membantah alasan kedua soal kemurnian gen WW dan Campbell tadi. Ia hanya ingin agar orang berpikir lebih jernih. Ia menyebut Melissa terlalu spesifik mendefenisikan kata "hibrid". Padahal, menurutnya, para ahli biologi menggunakan kata itu secara luas, dengan pengertian: "an individual resulting from a cross between two genetically dissimilar parents". Kedua ortu bisa berasal dari spesies sama (misalnya ras anjing yg berbeda), ataupun dr spesies yang berbeda (misalnya persialangan kuda dan keledai menghasilkan Bagal).
Ia tak terlalu setuju dengan Melissa bahwa Campbell dan WW secara genetika berbeda. BUkti-bukti menunjukkan bahwa keduanya "closely-related species" bahkan mungkin sub-spesies speeti diyakini pada awal-awal ditemukannya ww. Ia menantang Melissa untuk membuktikan dan menguji "perbedaan genetika" itu dgn melakukan tehnik modern yg biayanya sangat mahal (dan membutuhkan sponsor).
Ia juga tidak yakin bahwa ww dan campbell akan saling menghindar di habitatnya. "Without actual evidence, I’d be reluctant to accept this," begitu kata Dr.Giddings.
Ia memberi contoh terjadinya perkawinan alamiah dari sejumlah spesies lain yang berbeda area. Perkawinan terjadi dalam sebuah wilayah yg overlapping, yg ia istilahkan "hybrid zones". Terkadang satu spesies terpaksa masuk ke area spesies lain (akibat tergusur pemukiman manusia) dan melakukan kawin silang.
Dr.Giddings yakin pernah suatu ketika area WW dan Campbell saling overlapping. Jika tidak, begitu katanya, bagaimana mungkin keduanya bisa begitu mirip???
Sang Dr. juga membantah anggapan bahwa sekali tercampur gen hibrid, maka tidak akan bisa kembali ke gen murni. Menurutnya, anggaopan ini kurang akurat. Ia lantas memberi contoh dari hasil percobaannya:
Ada anakan hasil perkawinan WW dan Campbell, katakanlah dia Hamster X. Jika si X dikawinkan sama WW murni, maka hasilnya: rata-rata 3/4 WW dan 1/4 campbell. Dia gunakan kata rata-rata (on average) karena sebagian anakan akan lebih menyerupai ww, dan sebagian seperti campbell.
Kemudian, anakan2 ini dikawinkan lagi dengan WW murni. Hasilnya: rata-rata 7/8 WW, dan 1/8 Campbell. Begitu seterusnya sampai tersisa hanya 1/16, 1/32,1/64,1/128, 1/256, dst, yang membawa gen campbell.
Inilah yag dikenal dengan istilah "backcross programme" dalam breeding. WW murni di sini dinamakan the recurrent species. Menurut sang Dr. setelah 7 backcross, anakannya hanya membawa kurang dari 0,4% ogen campbell, dengan catatan dilakukan selective breeding.
Menurut Dr. Giddings lagi, backcross programme ini tak perlu dilakukan selama masih ada gen ww yg murni. Backcross programme berguna jika kita ingin mentransfer beberapa karakter dari satu spesies ke spesies lain, dalam hal ini adalah warna.
Secara teori, katanya, kita bisa mencetak WW berwarna Campbell, yag hanya membawa sedikit bahkan tidak ada karakter (gen) campbellnya. Cuma, ia juga mengakui bahwa dalam kenyataannya, hibrid selalu menemui kendala infertilitas, sehingga backcross programme seperti ini sulit sekali dilakukan.
Namun soal kesehatan yg muncul akibat hibridisasi, ia mewajibkan perlunya selective breeding, dalam kerangka teori ilmu genetika dan evolusi yang disebut "isolate breaking" atau "the Wahlund effect".
Menurit dia, dengan melakukan selective breed, memmilih recurrent parents yang tidak berkaitan, serta meminimalkan inbreeding setelah program backcross-breeding, maka kita bisa secara substansial mengurangi risiko masalah seperti penyakit glaucoma dan diabetes.
Nah, tulisan ini tidak bermaksud untuk memprovokasi siapa saja untuk melakukan perkawinan silang. Saya hanya memaparkan fakta dan mengumpulkan pandangan2 yang berkembang. Secara pribadi, saya juga menolak perkawinan silang campbell dan WW, jika itu dilakukan oleh mereka yang bukan ahlinya. Soal ini sebaiknya kita serahkan pada ahlinya.
Langganan:
Komentar (Atom)

















